Bogor, Republikmenulis.com -- Semangat mengabdi tak tergoyahkan oleh cuaca. Di pagi yang mendung dengan jalanan licin pasca hujan lebat, kelompok mahasiswa dan dosen Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Al Wafa Cileungsi bersemangat menyelenggarakan pengabdian masyarakat di Desa Sukaharja, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor.
Kegiatan yang berlangsung di Musala Desa ini dibuka langsung oleh Kepala Desa Sukaharja didampingi Sekretaris Desa. Ini menjadi wujud sinergi dan kolaborasi positif antara kampus dan desa, yang mencakup dua rangkaian utama: Seminar Kewirausahaan dan Pengajaran Baca Al-Qur'an untuk anak-anak SD setempat.
Seminar dengan tema "Penguatan Kualitas Pelaku Usaha Mikro dan Kecil Melalui Pendampingan Kewirausahaan dan Inovasi Berbasis Digital" sukses digelar pada hari Senin. Acara dihadiri lebih dari 50 warga, memenuhi kapasitas Mushola. Sebagai narasumber adalah Finantyo Eddy Wibowo, M.M., dosen STIS Al Wafa.
"Alhamdulillah warga sangat antusias. Kami mendorong mereka berdiskusi, menggali keunggulan, peluang, bahkan membahas kekurangan dan hambatan yang ada di Desa Sukaharja," ujar Finantyo usai seminar.
Antusiasme ini diamini oleh Sekretaris Desa, Amy. "Terima kasih kepada STIS Al Wafa yang telah menambah wawasan masyarakat. Semoga ini menjadi penyemangat untuk terus optimis dan mengembangkan wirausaha di desa kami," tuturnya.
Tak hanya memberikan pelatihan, STIS Al Wafa juga mengimplementasikan pengabdian dalam bentuk nyata dengan menyerahkan beberapa Mushaf Al-Qur'an untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dari Selasa hingga Jumat dengan Pengajaran Baca Al-Qur'an untuk generasi muda desa. Para pengajar adalah mahasiswa-mahasiswi terpilih yang kompeten dan berpengalaman mengajar di lingkungan Pendidikan Al Fityan Cileungsi, yang ditugaskan sebagai "guru sementara" dalam program ini.
Dengan semangat "semua dimulai dari sekarang", sinergi antara STIS Al Wafa dan Desa Sukaharja ini diharapkan dapat terus berkelanjutan, mendorong kemajuan desa secara lebih optimal di masa depan.
Kontributor: Tina Nurdiani (Dosen STIS Al Wafa) serta Asmi, Ifani, dan Rima (Mahasiswi Al Wafa Cileungsi Bogor).